jelaskan dengan bahasamu sendiri perkembangan internet sampai saat ini

Desasebagai unit paling rendah tingkatannya dalam struktur pemerintahan Indonesia telah ada sejak dulu dan bukan terbentuk oleh Belanda. Awal sejarah terbentuknya desa diawali dengan terbentuknya kelompok masyarakat akibat sifat manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki dorongan kodrat atau kepentingan yang sama dari bahaya luar. sebuahjaringan. Langkah ini sendiri sebagai salah satu bentuk balas dendam Amerika atas kemenangan Rusia dalam membangun sistem teknologi berupa wahana luar angkasa, Sputnik. Tahun 1972, Amerika berhasil menyempurnakan program e-mail yang langsung menjadi populer, bahkan hingga saat ini menjadi salah satu piranti terpenting dalam internet. Keadilanadalah kondisi yang bersifat adil terhadap suatu sifat, perbuatan maupun perlakuan terhadap sesuatu hal. [1] Diskusi mengenai bentuk dan perwujudan keadilan telah dimulai sejak berkembangnya teori-teori filsafat manusia. Kajian diskusi tentang keadilan selalu berkaitan dengan pembagian sumber daya secara kualitatif-kuantitatif. SejarahPerkembangan Internet Dari Zaman Dulu Sampai Sekarang. Sejarah Perkembangan Internet Dari Zaman Dulu Sampai Sekarang - Di zaman yang serba canggih seperti saat ini, dunia maya yakni sebuah keperluan dari tiap orang. Melainkan, tak banyak orang yang mengerti makna dari dunia maya tersebut. Tidak hanya internet, ada juga intranet dan TRIBUNPONTIANAKCO.ID - Materi untuk SD kelas 4, 5 dan 6 pada Program Belajar dari Rumah hari ini Selasa (15/9/2020) adalah membahas Suku dan Budaya Indonesia. Program episode kali ini ditayangkan di mulai pukul WIB. Sedikitnya ada 3 soal yang harus kalian jawab pada episode kali ini Rencontre Femme De Couleur En France. Internet of Things IoT tengah menjadi topik pembicaraan yang semakin hangat di era revolusi industri ini lantaran konsepnya yang tidak hanya memiliki potensi untuk mempengaruhi lifestyle kita tetapi juga bagaimana kita apa sebenarnya Internet of Things? Adakah dampak signifikan yang ditimbulkan? Apakah kamu sudah siap untuk mendalami kompleksitas yang ada di sekitar Internet of Things?Sebelum menyelam lebih dalam, ada baiknya kamu berpegang pada dasar-dasarnya terlebih of Things IoT adalah konsep komputasi tentang objek sehari-hari yang terhubung ke internet dan mampu mengidentifikasi diri ke perangkat metode identifikasi RFID Radio Frequency Identification, istilah IoT tergolong dalam metode komunikasi, meskipun IoT juga dapat mencakup teknologi sensor lainnya, teknologi nirkabel atau kode QR Quick Response.Koneksi Internet adalah hal yang luar biasa, bisa memberi kita segala macam manfaat yang sebelumnya mungkin sulit untuk didapat. Ambil ponsel kamu sebelum menjadi smartphone sebagai bisa menelpon dan mengirim pesan teks dengan ponsel lamamu. Tapi, sekarang kamu bisa membaca buku, menonton film, atau mendengarkan musik lewat smartphone kamu yang terhubung dengan Internet of Things sebenarnya adalah konsep yang cukup sederhana, yang artinya menghubungkan semua objek fisik di kehidupan sehari-hari ke Internet.“Internet of Things IoT Taking all day-to-day physical objects across the world and connecting them to the Internet.”Prinsip Internet of Things IoTIstilah “Internet of Things” terdiri atas dua bagian utama yaitu Internet yang mengatur konektivitas dan Things yang berarti objek atau sederhana, kamu memiliki “Things” yang memiliki kemampuan untuk mengumpulkan data dan mengirimkannya ke Internet. Data ini dapat diakses oleh “Things” lainnya sekitarnya tujuh prinsip dasar yang menopang IoT. Yuk simak penjelasan singkat masing-masing prinsip di bawah Analog DataBig Analog Data bisa didapatkan dari berbagai macam sumber yang sifatnya alami seperti cahaya, sinyal radio, getaran, suhu, dan sebagainya, serta bisa dihasilkan oleh peralatan mekanis atau Analog Data adalah tipe Big Data yang terbesar dan tercepat jika dibandingkan dengan tipe-tipe Big Data lainnya. Sehingga, dalam banyak hal, Big Data Analog perlu diperlakukan secara ConnectivityPerpetual Connectivity merupakan konektivitas yang terus-menerus menghubungkan perangkat ke Internet. IoT yang selalu terhubung dan aktif dapat memberikan tiga manfaat utama sepertiMonitor Pemantauan berkelanjutan yang memberikan pengetahuan berisi informasi real time tentang penggunaan suatu produk atau pengguna di lingkungan Pemantauan berkelanjutan memungkinkan kita untuk melakukan peningkatan atau tindakan-tindakan tertentu sesuai dengan Konektivitas yang konstan dan berkelanjutan dengan konsumen atau pekerja memungkinkan pelaku usaha atau pemilik organisasi untuk memotivasi orang lain membeli produk, mengambil tindakan, dan Real TimeDefinisi real time untuk IoT berbeda dari definisi real time pada umumnya. Real time sebenarnya dimulai dari sensor atau saat data diperoleh. Real time untuk IoT tidak dimulai ketika data mengenai switch jaringan atau sistem Spectrum of Insight“Spectrum of Insight” berasal dari data IoT yang berkaitan dengan posisinya dalam lima fase data flow yaitu real time, in motion bergerak, early life, at rest saat istirahat, dan berhubungan dengan poin sebelumnya tentang real time pada IoT, real time diperlukan untuk menentukan respons langsung dari sistem ujung lain dari spektrum, data yang diarsipkan di pusat data atau cloud dapat diambil untuk analisis komparatif terhadap data yang lebih Versus DepthDengan berbekal komputer dan solusi IoT di era digital ini, akan ada pertukaran antara kecepatan dan kedalaman yang kita seseorang bisa langsung mendapatkan “Time-to-Insight” pada analitik yang belum sempurna seperti perbandingan suhu atau transformasi Fourier cepat untuk menentukan apakah memutar roda pada trem akan menyebabkan waktu di sini dibutuhkan untuk mendapatkan insight wawasan yang mendalam tentang suatu data. Data yang dikumpulkan membutuhkan waktu yang lama untuk dianalisis dan sejumlah besar perangkat komputer LeftSeperti yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya, untuk mendapatkan wawasan yang cepat dan menyeluruh tergolong sangat beberapa insinyur berhasil mengatasi kesulitan itu dan mendapatkannya. Fenomena ini disebut dengan “The Genius of the AND”.Drive untuk mendapatkan wawasan tersebut akan menghasilkan komputasi dan analisis data canggih yang biasanya disediakan untuk cloud atau pusat Next VBig Data biasanya ditandai dengan “V” yaitu Volume, Velocity, Variety, dan Value. The next V yang dimaksud adalah Visibility. Ketika data dikumpulkan, para ilmuwan data di seluruh dunia harus bisa melihat dan mengaksesnya sesuai menawarkan kemudahan yang menjadikan pengguna tidak harus mentransfer sejumlah besar data ke orang atau lokasi yang Internet of Things IoTBeberapa manfaat IoT mungkin tidak terlalu kentara, tetapi bukan berarti tidak bisa dirasakan. Di bawah ini adalah tiga manfaat utama yang akan kamu dapatkan langsung dari IoTKonektivitasDi era digital ini, kamu bisa mengucapkan selamat tinggal pada era pengoperasian perangkat secara manual. Dengan IoT, kamu bisa mengoperasikan banyak hal dari satu perangkat, misalnya adanya peningkatan pada konektivitas, berarti terdapat penurunan jumlah waktu yang biasanya dihabiskan untuk melakukan tugas yang asisten suara seperti Apple’s Homepod atau Amazon’s Alexa dapat memberikan jawaban atas pertanyaan tanpa kamu perlu mengangkat telepon atau menghidupkan IoT seperti smartphone kini mulai menjadi perangkat yang biasa dimiliki oleh sebagian besar smart refrigerator dan Amazon Dash Button yang memudahkan kamu untuk menyusun ulang item dengan hanya satu atau dua tindakan yang menunjukkan persetujuan Kerja Internet of ThingsCara kerja IoT terdiri dari beberapa tahapan, yaituSensor dan perangkat terhubung ke internetPerangkat IoT biasanya dilengkapi dengan sensor atau alat pengukur untuk mengumpulkan data dari lingkungan sekitarnya. Data yang terkumpul tersebut kemudian dikirimkan ke internet melalui koneksi jaringan nirkabel seperti Wi-Fi, Bluetooth, atau dikirim ke cloudData yang dikumpulkan oleh perangkat IoT kemudian dikirimkan ke cloud atau pusat data. Di sini, data akan disimpan dan diproses menggunakan berbagai teknologi seperti analisis data dan kecerdasan buatan AI untuk menghasilkan informasi yang lebih dikirim ke perangkat lain atau ke penggunaSetelah data diolah, informasi hasilnya dapat dikirimkan kembali ke perangkat IoT atau ke pengguna akhir. Informasi ini dapat berupa tindakan yang diambil oleh sistem, notifikasi ke pengguna, atau perintah untuk mengontrol perangkat IoT diatur dan dikendalikanPengguna dapat mengendalikan perangkat IoT mereka melalui aplikasi pada smartphone, tablet, atau komputer. Aplikasi ini akan mengirimkan perintah ke cloud, dan kemudian perintah tersebut akan diteruskan ke perangkat IoT untuk Perangkat IoTSaat ini, produksi dan penggunaan perangkat Internet of Things meningkat sangat pesat. Perangkat IoT pada dasarnya meliputi laptop, smartphone, smart gadget, smartwatch, dan banyak ini adalah contoh perangkat IoT lain yang sudah banyak digunakan di era Smart ThermostatNest adalah termostat yang terhubung ke internet. Nest mampu mempelajari rutinitas kamu dan secara otomatis akan menyesuaikan suhu ketika kamu berada di rumah atau di luar, bangun atau tidur, panas atau akan membuat rumah kamu lebih efisien dan membantu kamu menghemat tagihan pemanas dan pendingin. Aplikasi seluler memungkinkan kamu untuk mengedit jadwal, mengubah suhu ketika kamu sedang tidak di Smart LockDengan perangkat smart lock, kamu tidak perlu lagi sebuah kunci karena kunci akan terbuka secara otomatis ketika kamu tiba di rumah dan mengunci ketika kamu menutup juga bisa memberikan kunci tamu kepada teman atau asisten rumah tangga dan mengatur waktu expire ketika kamu tidak lagi ingin memberikan akses ke rumah Car Tracking AdapterAutomatic Car Tracking Adapter bisa melacak informasi tentang mobil kamu dengan menggunakan adaptor dalam mobil. Perangkat ini melacak jarak tempuh, penggerak jam, biaya bahan bakar, efisiensi bahan bakar, lokasi, dan bisa menghubungkannya dengan aplikasi lain untuk mendapatkan manfaat lebih. Banyak kendaraan di era ini yang sudah memiliki kemampuan IoT sehingga pemilik bisa memantau lebih Pemrograman IoTSebelum kamu memutuskan untuk belajar pemrograman Internet of Things IoT, yuk, simak dulu tips-tips di bawah Pemahaman Lebih Tentang SensorTidak seperti developer pada umumnya, kamu yang tertarik dengan pemrograman di ruang IoT harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang sensor dan komunikasi komputasi, IoT akan membawa kamu ke dunia teknik mesin dan sipil saat sensor mengumpulkan data fisik. Untuk itu, akan lebih baik lagi jika developer IoT memiliki latar belakang ilmu komputer dan JavaScript atau PhytonKamu perlu menguasai bahasa berbasis web untuk back-end pemrosesan data sebelum mengejar karir sebagai developer IoT. JavaScript adalah bahasa yang ideal untuk memproses data baru dari perangkat dan memicu tindakan pada perangkat itu itu, Python juga dianggap sebagai bahasa pemrograman umum yang wajib dikuasai terlebih dahulu sebelum memasuki dunia IoT, dibarengi dengan beberapa perangkat yang kompatibel dengan Windows dengan Raspberry PiUntuk kamu yang tidak memiliki gelar ilmu komputer, kamu bisa mengasah kemampuan kamu dengan menyelesaikan proyek pada Raspberry your information, Raspberry Pi adalah komputer kecil yang sangat murah, dan sering digunakan sebagai media untuk menyelesaikan proyek IoT. Proyek IoT pada Raspberry Pi merupakan cara yang bagus untuk belajar bagaimana menyatukan rangkaian sederhana, dan menghubungkan rangkaian itu dengan perangkat beberapa proyek demo sederhana, membuat, dan mengeksekusi beberapa proyek IoT adalah cara yang bagus untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki inisiatif dan pengetahuan untuk mendalami pemrograman IoT. Ilustrasi komputer generasi keempat. Foto Wikimedia Perkembangan Komputer dari Dulu Sampai saat Ini Secara Singkat1. Generasi Pertama 1944-1959Ilustrasi komputer generasi pertama. ENIAC Foto Wikimedia Commons2. Komputer Generasi Kedua 1960-1964Komputer generasi kedua IBM 7090. Foto U. S. Weather Bureau via Wikimedia Komputer Generasi Ketiga 1964-19754. Komputer Generasi KeempatTampilan komputer Apple II. Foto Rama & Musée Bolo via Wikimedia Commons5. Komputer Generasi KelimaIlustrasi komputer generasi kelima. Foto RODNAE Productions from Pexels Sebagai warga Negara Indonesia rasanya kita semua telah mengetahui bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam berkomunikasi sehari-hari. Bahasa ini juga telah menjadi identitas bangsa di antara bangsa-bangsa lain di dunia. Lalu bagaimana sejarahnya hingga bahasa yang kita gunakan adalah bahasa Indonesia? Singkatnya, sebelum resmi menjadi bahasa nasional, bahasa Indonesia terlebih dahulu dikenal sebagai bahasa Melayu. Baru semenjak tanggal 28 Oktober 1928, bahasa Indonesia resmi dipakai oleh Negara Indonesia sebagai bahasa nasional. Sementara itu, untuk menelusuri bagaimana sejarah perkembangan Bahasa Indonesia, haruslah dimulai dari sejarah kelahirannya terlebih dahulu yang akan disampaikan pada pemaparan di bawah ini. Sejarah Lahirnya Bahasa Indonesia Sejarah kelahiran bahasa Indonesia bermula dari bahasa Melayu tua yang hingga kini masih dapat diselidiki sebagai peninggalan masa lampau Nusantara. Penelitian lanjutan yang dilakukan oleh para ahli bahkan menemukan bahwa bahasa Astronesia ini juga memiliki hubungan kekeluargaan dengan bahasa-bahasa lain yang dipergunakan di daratan Asia tenggara Pramuki, dkk, 2014, hlm. 3. Sedari dulu bahasa ini merupakan bahasa penghubung antar Negara di Asia Tenggara. Hal tersebut dibuktikan dengan keberadaan prasasti Kedukan Bukit 683 M, Talang Tuo 684 M, Kota Kapur 686 M, Karah Barahi 686 M yang menggunakan bahasa serupa. Ketika bangsa Eropa pertama kali datang ke Indonesia, bahasa Melayu sudah memiliki kedudukan luar biasa di tengah-tengah masyarakat Nusantara. Pigafetta yang mengikuti perjalanan Magelhaen mengelilingi dunia menuliskan kata-kata Melayu ketika kapalnya berlabuh di Tidore pada tahun 1521. Padahal, bahasa Melayu berasal dari bagian barat Nusantara. Hal tersebut adalah bukti kuat yang memperlihatkan bahwa bahasa Melayu pada zaman itu sudah menyebar luas hingga ke daerah Nusantara yang berada jauh di bagian timur Pramuki, dkk, 2014, hlm. 3. Ditambah lagi, menurut Jan Huygen van Lischoten, seorang pelaut Belanda yang 60 tahun kemudian berlayar ke Indonesia, mengungkapkan bahwa bahasa Melayu bukan hanya sudah banyak digunakan saja, tetapi sudah dianggap sebagai bahasa yang terhormat di antara bahasa-bahasa negeri timur. Ia membandingkan orang nusantara yang tidak bisa berbahasa Indonesia, sama dengan orang Belanda yang tidak mampu berbicara bahasa Prancis yang sudah banyak dikenal dan diistimewakan oleh orang Belanda. Peresmian Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Pada zaman Belanda, ketika Dewan Rakyat dibentuk pada tanggal 18 Mei 1918, bahasa Melayu memperoleh pengakuan sebagai bahasa resmi kedua di samping bahasa Belanda yang berkedudukan sebagai bahasa resmi pertama di dalam sidang Dewan rakyat. Namun baru pada tanggal 28 Oktober 1928, bahasa Indonesia diikrarkan menjadi bahasa persatuan atau bahasa nasional melalui ikrar Sumpah Pemuda. Keinginan untuk memiliki semangat juang bersama agar merasa terikat dalam satu bangsa dan bahasa adalah latar belakang dari ikrar ini; Satu Tanah Air, Satu Bangsa, Satu Bahasa. Berikut adalah butir-butir ikrar sumpah pemuda yang salah satu poinnya adalah menetapkan bahasa Indonesia sebagai persatuan bangsa. Ikrar Sumpah Pemuda Pertama Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kedua Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Ketiga Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Sayangnya, anggota bumiputra tidak banyak yang memanfaatkannya. Isu bahasa resmi ini kemudian muncul lagi ke permukaan dalam Kongres Bahasa Indonesia pertama di Solo pada tahun 1938. Kongres itu menghasilkan dua keputusan penting, yaitu bahasa Indonesia menjadi 1 bahasa resmi; 2 bahasa pengantar dalam badan-badan perwakilan dan perundang-undangan Pramuki, dkk, 2014, hlm. 6. Sejarah Bahasa Indonesia Setelah Kemerdekaan Pada 18 Agustus 1945, satu hari setelah kemerdekaan, ditandatanganilah Undang-Undang Dasar 1945. Kali ini, pada Bab XV, Pasal 36, telah ditetapkan secara sah bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa negara. Demikianlah bagaimana Bahasa Indonesia akhirnya lahir dan resmi menjadi bahasa nasional bangsa Indonesia. Namun banyak ahli berpendapat bahwa kelahiran bahasa Indonesia itu justru terjadi pada 28 Oktober 1928, karena merupakan pemilihan, ikrar, dan pengukuhan bersama bangsa yang pertama menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Tak lama setelah kemerdekaan, bangsa kita juga mengadakan perubahaan ejaan. Ejaan yang sebelumnya digunakan adalah Ejaan van Ophusyen. Setelah kemerdekaan, ejaan tersebut digantikan oleh Ejaan Republik pada tanggal 19 Maret 1947. Setelah itu, pengubahan dan pengembangan ejaan pun terus terjadi. Sejarah Ejaan Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia terus berkembang dan dikembangkan seiring berputarnya roda zaman. Begitu pula dengan ejaan yang menjadi salah satu bentuk perkembangan yang paling tampak dalam perubahannya. Berikut adalah lini masa perubahan ejaan bahasa Indonesia. Ejaan Republik 1947 Ejaan Republik merupakan penyederhanaan terhadap Ejaan van Ophusyen yang sebelumnya digunakan. Ejaan ini mulai berlaku pada tanggal 19 Maret 1947. Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Republik Indonesia pada masa itu adalah Mr. Suwandi. Oleh karena itu, ejaan ini juga sering disebut dengan Ejaan Suwandi. Beberapa perubahan dan perbedaan dari Ejaan Republik dengan Ejaan ban Ophusyen dapat dilihat pada daftar di bawah ini. Gabungan huruf oe dalam ejaan van Ophusyen digantikan dengan u dalam Ejaan Republik. Bunyi hamzah dalam Ejaan van Ophusyen diganti dengan k dalam Ejaan Republik. Kata ulang boleh ditandai dengan angka dua dalam Ejaan Republik. Huruf e taling dan e pepet dalam Ejaan Republik tidak dibedakan. Tanda trema dalam Ejaan van Ophusyen dihilangkan dalam Ejaan Republik. Berikut adalah contoh perubahan Ejaan van Ophuysen jika dibandingkan dengan Ejaan Republik. Ejaan ban Ophuysen Ejaan Republik Koeboer Kubur Oemoer Umur Ma’loem Maklum Ejaan Pemabaharuan 1957 Ejaan ini merupakan suatu ejaan yang dibuat untuk memperbaharui Ejaan Republik. Penyusunan ejaan ini diselesaikan pada tahun 1957 oleh Panitia Pembaharuan Ejaan Bahasa Indonesia yang dipimpin oleh Profesor Prijono dan E. Katoppo. Salah satu hal yang paling unik dalam konsep Ejaan Pembaharuan adalah disederhanakannya huruf-huruf gabungan konsonan dengan huruf tunggal, seperti yang tampak pada contoh di bawah ini. Gabungan konsonan dj diubah menjadi j Gabungan konsonan tj diubah menjadi ts Gabungan konsonan ng diubah menjadi ŋ Gabungan konsonan nj diubah menjadi ń Gabungan konsonan sj diubah menjadi š Selain itu, gabungan vokal ai, au, dan oi, atau yang lazim disebut diftong ditulis berdasarkan pelafalannya menjadi ay, aw, dan oy. Ejaan Republik Ejaan Pembaharuan Kalau Kalaw Gulai Gulay Harimau Harimaw Ejaan Melindo 1959 Perumusan Ejaan Melindo diawali dengan diselenggarakannya Kongres Bahasa Indonesia yang kedua pada tahun 1945, di Medan, Sumatera Utara. Ejaan Melindo Melayu – Indonesia adalah hasil perumusan ejaan Melayu dan Indonesia yang diselesaikan pada tahun 1959. Bentuk rumusan Ejaan Melindo merupakan bentuk penyempurnaan dari ejaan sebelumnya. Namun, sayangnya Ejaan ini belum sempat digunakan karena pada masa itu hubungan Republik Indonesia dengan Malaysia sedang kurang baik. Hal yang berbeda dari ejaan Melindo adalah Gabungan konsonan tj, seperti pada kata tjinta, diganti dengan c menjadi cinta, Gabungan konsonan nj seperti njonja, diganti dengan huruf Nc, yang sama sekali masih baru. Dalam Ejaan Pembaharuan kedua gabungan konsonan itu diganti dengan ts dan n. Ejaan Baru /Ejaan LBK 1967 Ejaan ini pada dasarnya adalah lanjutan dari usaha yang telah dirintis oleh panitia Ejaan Melindo. Ejaan ini dirancang oleh panitia Ejaan LBK, dan panitia ejaan dari Malaysia. Panitia ini berhasil merumuskan suatu konsep ejaan yang kemudian diberi nama Ejaan Baru. Panitia tersebut bekerja atas Dasar Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, No. 062/67, 19 September 1967. Perubahan yang terdapat pada Ejaan Baru atau Ejaan LBK, yakni sebagai berikut. Gabungan konsonan dj diubah menjadi j, misalnya remadja menjadi remaja; djalan menjadi jalan; perdjaka menjadi perjaka. Gabungan konsonan tj diubah menjadi c, contohnya batja menjadi baca; tjakap menjadi cakap; tjipta menjadi cipta. Gabungan konsonan nj diubah menjadi ny, misalnya sunji menjadi sunyi, njala menjadi nyala, bunji menjadi bunyi. Gabungan konsonan sj diubah menjadi sy, contohnya sjarat menjadi syarat; sjukur menjadi syukur; isjarat menjadi isyarat. Gabungan konsonan ch diubah menjadi kh, contohnya tachta menjadi takhta; machluk menjadi makhluk; ichlas menjadi ikhlas. Ejaan yang Disempurnakan/EYD 1972 Ejaan ini merupakan capaian kerja panitia ejaan bahasa Indonesia yang telah dibentuk pada tahun 1966. Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan merupakan penyederhanaan serta penyempurnaan Ejaan Suwandi atau Ejaan Republik yang dipakai sejak Maret 1947. Ejaan ini diresmikan bertepatan dengan Hut Kemerdekaan Republik Indonesia XXVII tanggal 17 Agustus 1972 melalui Keputusan Presiden No. 57 Tahun 1972. Beberapa kebijakan baru yang ditetapkan di dalam EYD, adalah seperti yang akan dipaparkan di bawah ini. Huruf f, v, dan z yang merupakan unsur serapan dari bahasa asing diresmikan pemakaiannya. Misalnya fisi, valuta, universitas, khilaf, zakat, khazanah Huruf q dan x yang lazim digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan tetap digunakan, misalnya pada kata Furqan, dan xenon. Penulisan di- sebagai awalan dibedakan dengan di- yang merupakan kata depan. Sebagai awalan, di- ditulis sering kali dengan unsur yang 11 menyertainya, sedangkan di- sebagai kata depan ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Kata ulang ditulis penuh dengan mengulang unsur-unsurnya. Angka dua tidak digunakan sebagai penanda perulangan, misalnya anak2 menjadi anak-anak; bersalam2an menjadi bersalam-salaman. Ejaan yang disempurnakan juga menggagaskan Penulisan huruf, termasuk huruf kapital dan huruf miring. Penulisan kata. Penulisan tanda baca. Penulisan singkatan dan akronim. Penulisan angka dan lambang bilangan. Penulisan unsur serapan. Ejaan Bahasa Indonesia/EBI 2015 Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia atau PU EBI merupakan ejaan terbaru yang diresmikan pada tahun 2015 yang lalu. Ejaan ini adalah pengganti EYD, berlandaskan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rl Nomor 50 Tahun 2015. EBI dibangun atas dasar EYD sebelumnya, hanya terdapat beberapa penambahan aturan dalam penulisan. Perbedaan utama Ejaan Bahasa Indonesia dengan Ejaan yang Disempurnakan akan disampaikan pada pemaparan berikut ini. Penambahan huruf vokal diftong. Pada EYD, huruf diftong hanya tiga yaitu ai, au, dan oi, sedangkan pada EBI, huruf diftong ditambah satu, yaitu ei misalnya pada kata geiser dan survei. Penggunaan huruf kapital. Pada EYD tidak diatur bahwa huruf kapital digunakan untuk menulis unsur julukan, sedangkan dalam EBI, unsur julukan diatur dan ditulis dengan awal huruf kapital. Penggunaan huruf tebal. Dalam EYD, fungsi huruf tebal ada tiga, yaitu menuliskan judul buku, bab, dan semacamnya, mengkhususkan huruf, serta menulis lema atau sublema dalam kamus. Dalam EBI, fungsi ketiga dihapus. Latar Belakang Pemilihan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Mengapa bahasa Indonesia yang dipilih sebagai bahasa persatuan? Padahal sebetulnya Bahasa Jawa atau Bahasa Sunda adalah bahasa yang jumlah penuturnya paling banyak di Nusantara. Bukankah lebih praktis jika Bahasa Jawa yang diangkat menjadi bahasa nasional? Prof. Dr. Slamet Muljana, seorang sejarawan besar Indonesia menyebutkan lima alasan mengapa bahasa Melayu yang dipilih sebagai landasan lahirnya bahasa Indonesia. Lima Alasan tersebut adalah sebagai berikut. Bahasa Melayu sedari dulu telah digunakan sebagai lingua franca atau bahasa perhubungan selama berabad-abad sebelumnya di seluruh kawasan tanah air Nusantara. Hal tersebut tidak terjadi pada bahasa Jawa, Sunda, atau pun bahasa daerah lainnya. Bahasa Melayu memiliki wilayah persebaran yang paling luas dan melampaui batas-batas wilayah bahasa lain, meskipun penutur aslinya tidak sebanyak penutur bahasa Jawa, Sunda, Madura, atau pun bahasa daerah lainnya. Bahasa Melayu masih berkerabat dengan bahasa-bahasa lainnya di Nusantara, sehingga sudah tidak asing bagi sebagian besar masyarakat di tanah air. Bahasa Melayu bersifat sederhana dan tidak mengenal tingkat-tingkat bahasa, sehingga mudah dipelajari. Hal tersebut berbeda dengan bahasa Jawa, Sunda, dan Madura yang mengenal tingkat-tingkat bahasa yang menjadikannya lebih kompleks untuk dipelajari. Bahasa Melayu mampu mengatasi perbedaan dan persoalan bahasa antarpenutur dari berbagai daerah di Nusantara yang jumlahnya sangat banyak. Pemilihan bahasa Melayu juga tidak menimbulkan perasaan kalah terhadap golongan yang lebih kuat atau yang paling banyak. Sejarah Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia Lalu apa sebetulnya kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia di negeri ini setelah menilik sejarahnya? Pertama-tama, kita pastikan arti dan maksud dari kedudukan dan fungsi terlebih dahulu dalam kaitannya dengan bahasa Indonesia. Kedudukan diartikan sebagai status relatif bahasa sebagai sistem lambang nilai budaya yang dirumuskan atas dasar nilai sosial bahasa yang bersangkutan. Sedangkan fungsi adalah nilai pemakaian bahasa yang dirumuskan sebagai tugas pemakaian bahasa itu dalam kedudukan yang diberikan kepadanya. Pertama, Bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara. Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dimiliki sejak diikrarkan Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Kedua, Bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negara dimiliki sejak diresmikan oleh Undang-Undang Dasar 1945 18 Agustus 1945. Dalam UUD 1945, Bab XV, Pasal 36 tercantum ”Bahasa negara ialah Bahasa Indonesia”. Berikut adalah beberapa fungsi Bahasa Indonesia berdasarkan kedudukannya. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Salah satu kedudukan bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa nasional. Di dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai Lambang kebanggaan nasional. Lambang identitas nasional. Alat pemersatu berbagai suku bangsa yang berlatar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda. Alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara Selain kedudukan sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia juga berkedudukan sebagai bahasa negara, sesuai dengan ketentuan yang tertera di dalam Undang-Undang Dasar 1945, Bab XV, Pasal 36. Di dalam kedudukan sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai Bahasa resmi Negara. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan. Alat perhubungan dalam tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional serta kepentingan pemerintah. Alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Referensi Pramuki, B., dkk. 2014. Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia modul. Jakarta Universitas Terbuka. Tasai, Amran dan Abdul Rozak Zaidan. 2001. Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia modul. Jakarta Universitas Terbuka. Contoh wireless technology © UnsplashInternet of things IoT adalah salah satu penemuan terbaru yang dikembangkan karena memiliki kelebihan dari segi fungsionalitas dan mendukung kinerja tanpa menggunakan bantuan kabel, dan berbasis IoT merupakan sebuah terobosan baru yang telah diciptakan oleh manusia dari beberapa generasi sehingga setiap saat mengalami banyak perubahan dan penemuan hal yang baru. Disaat itulah, akses jaringan dan sumber daya berbasis nirkabel juga berkembang dan banyak menggantikan penggunaan jaringan kabel saat ini. Pada artikel kali ini, kami akan membahas setiap hal mengenai apa itu internet of things, unsur-unsur pembentuknya, cara kerja, hingga contoh penerapannya sehingga untuk kedepannya anda lebih memahami konsep dan penggunaan internet of things dalam kehidupan Itu Internet of ThingsInternet of things adalah suatu konsep dimana sebuah objek berkemampuan untuk mentransmisikan data melalui jaringan tanpa bantuan perangkat komputer dan manusia. Internet of things atau IoT telah mengalami banyak IoT dapat dilihat mulai dari tingkat konvergensi teknologi nirkabel, microelectromechanical MEMS, internet, dan QR Quick Responses Code. IoT juga sering diidentifikasi dengan RFID Radio Frequency Identification sebagai metode komunikasi. Selain itu, juga mencakup teknologi berbasis sensor, seperti teknologi QR Code yang sering kita jumpai. Banyak sekali teknologi yang telah menerapkan sistem IoT, seperti sensor suara dari teknologi Google terbaru yaitu Google terbaru saat ini, penerapan Smart City sudah dilakukan di negara maju, seperti China dan Jerman sehingga segala bentuk aktivitas penduduk dapat termonitoring dengan baik oleh IoTSetelah mengenal apa itu internet of things, selanjutnya masuk pada pembahasan mengenai unsur-unsur IoT. Setidaknya, terdapat lima unsur pembentuk dari internet termasuk juga kecerdasan buatan, konektivitas, sensor, dan lain sebagainya. Berikut merupakan penjabarannya1. Artificial IntelligenceArtificial Intellegent © UnsplashArtificial Intelligence AI atau dalam bahasa Indonesia berarti kecerdasan buatan merupakan merupakan sebuah penemuan yang dapat memberikan kemampuan bagi setiap teknologi atau mesin untuk berpikir menjadi “smart”. Jadi, AI disini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai data, pemasangan jaringan, dan pengembangan algoritma dari kecerdasan dari yang awalnya sebuah mesin hanya dapat melaksanakan perintah dari pengguna secara langsung, sekarang dapat melakukan berbagai aktivitas sendiri tanpa menunggu instruksi dari pengguna. Misalnya saja, teknologi AI yang diterapkan pada robot pelayan di sebuah restoran di Jepang. Dimana, kemampuan robot tersebut dapat berpikir layaknya seorang pelayan manusia asli. Karena di dalam sistem kendali robot tersebut telah menggunakan bantuan AI. Dengan mencakup berbagai sumber data dan informasi secara lengkap dan algoritma yang kompleks2. KonektivitasHubungan antar jaringan © UnsplashKonektivitas atau biasa disebut dengan hubungan koneksi antar jaringan. Di dalam sebuah sistem IoT yang terdiri dari perangkat kecil, setiap sistem akan saling terhubung dengan jaringan. Sehingga dapat menciptakan kinerja yang lebih efektif dan standar biaya pemasangan jaringan tidak selalu membutuhkan jaringan yang besar dan biaya yang mahal. Anda juga dapat merancang sistem perangkat dengan menggunakan jaringan yang lebih sederhana dengan biaya yang lebih Perangkat Ukuran KecilDi dalam perkembangan teknologi masa kini, semakin kecil sebuah perangkat maka akan menghasilkan biaya yang lebih sedikit, namun efektifitas dan skalabilitas menjadi tinggi. Sehingga di masa yang akan datang, manusia dapat lebih mudah menggunakan perangkat teknologi berbasis IoT dengan nyaman, tepat, dan SensorSensor merupakan unsur yang menjadi pembeda dari IoT dengan mesin canggih yang lain. Dengan adanya sensor, mampu untuk mendefinisikan sebuah instrumen, yang mana dapat mengubah IoT dari jaringan standar yang cenderung pasif menjadi sistem aktif yang terintegrasi dengan dunia Keterlibatan AktifBanyak mesin modern yang masih menggunakan keterlibatan engagement secara pasif. Namun, yang menjadi pembeda dari mesin yang lain, IoT telah menerapkan metode paradigma aktif dalam berbagai konten, produk, serta layanan yang tersedia. Cara Kerja Internet of ThingsCara kerja internet of things adalah memanfaatkan sebuah argumentasi dari algoritma bahasa pemrograman yang telah tersusun. Setiap argumen yang terbentuk akan menghasilkan sebuah interaksi yang akan membantu perangkat keras atau mesin dalam melakukan fungsi atau tersebut tidak memerlukan bantuan dari manusia dan dapat dikendalikan secara otomatis. Faktor terpenting dari jalannya program tersebut terletak pada jaringan internet yang menjadi penghubung antar sistem dan perangkat keras. Tugas utama dari manusia adalah menjadi pengawas untuk memonitoring setiap tindakan dan perilaku dari terbesar dari pengembangan Internet of things adalah dari sisi sumber daya yang cukup mahal, serta penyusunan jaringan yang sangat kompleks. Biaya pengembangan juga masih mahal dan tidak semua kota atau negara menggunakan IoT sebagai kebutuhan primer Internet of ThingsBanyak sekali contoh dari penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari yang tanpa anda sadari sangat dekat dengan anda. Berikut merupakan beberapa contoh bidang yang telah menerapkan teknologi Bidang KesehatanAlat kesehatan © UnsplashContoh yang pertama dalam bidang kesehatan. Saat ini, banyak teknologi advanced yang dapat membantu kinerja dari dokter maupun tenaga medis. IoT juga membuat sebuah terobosan baru dalam pengembangan mesin dan alat medis untuk mendukung kinerja dari tenaga medis agar lebih efektif, tepat, dan mengurangi resiko satu contoh dari keberadaan IoT dalam dunia kesehatan adalah membantu dalam pendataan detak jantung, mengukur kadar gula, mengecek suhu tubuh, dan sebagainya. Data yang diperoleh akan disimpan dalam penyimpanan data berskala besar atau Big Data. Big data mampu membaca informasi dan data secara cepat dan efisien. Tenaga medis tidak perlu mencatat secara manual karena semua informasi dapat ditampung dalam data dan akan dikirimkan pada mesin IoT untuk menjalankan tugas sesuai dengan Bidang EnergiContoh sumber energi listrik © UnsplashDalam bidang energi, terdapat bervariasi permasalahan yang timbul. Mulai dari polusi atau pencemaran, pemborosan, dan berkurangnya pasokan sumber daya. Oleh karena itu, dengan adanya IoT sendiri mampu untuk mengurangi beberapa resiko tersebut. Misalnya saja, dengan penerapan sensor cahaya mampu untuk mengurangi penggunaan energi sensor tersebut, mampu menangkap partikel cahaya, sehingga saat cahaya tersebut banyak maka lampu akan mati. Namun, saat tidak ada pasokan cahaya, maka lampu akan otomatis menyala. Kemudian, juga dapat menerapkan pada fungsi penjadwalan yang dilakukan pada mesin oven, mesin pemanas yang telah terintegrasi dengan jaringan internet. Contoh konkret yang sering kita jumpai adalah pada smart TV yang telah menerapkan IoT untuk metode pencarian channel disesuaikan dengan pilihan pengguna user.3. TransportasiBerbagai kendaraan sebagai alat transportasi © UnsplashTeknologi cerdas juga telah mencapai bidang transportasi umum. Biasanya, anda selalu mengendarai sebuah mobil sendiri sesuai dengan aturan dan kemampuan berkendara yang telah anda pelajari. Namun, apakah anda sudah mengetahui saat ini ada penemuan terbaru, dimana anda dapat menjalankan mobil tanpa mengemudi tersebut dapat berjalan sendiri sesuai dengan prosedur dan terprogram dengan baik. Jadi, anda dapat merasakan sensasi seperti pada sistem autopilot di pesawat. Tahap pengembangan kendaraan tersebut masih diujicobakan di beberapa negara maju. Selain kendaraan, sistem lalu lintas juga termasuk dalam cakupan internet of things. Dengan IoT, mampu untuk mengontrol berbagai sistem lalu lintas saat kondisi macet maupun sepi. Sehingga, mampu mengurangi resiko angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang Lingkungan UmumLingkungan © UnsplashContoh yang terakhir yaitu dalam bidang lingkungan umum. Segala aktivitas manusia, tumbuhan, maupun hewan dapat dipantau dan diawasi dengan IoT. Misalnya untuk melakukan penelitian kualitas air harus dibutuhkan sumber informasi yang akurat dan internet of things, anda mampu untuk mencari sumber data secara valid dan cepat. Tidak hanya itu, cakupan wilayah geografis yang disajikan cukup luas dan dapat menjangkau lebih banyak daerah. Dengan bantuan big data, permasalahan mengenai kecepatan transfer data dan pembacaan data tertutupi dengan yang harus dipersiapkan memang sangat besar. Namun, hasil yang didapat juga semakin besar. Selain itu, IoT dapat digunakan sebagai alat pengukur aktivitas vulkanik sehingga mampu memberikan prediksi atau perkiraan lebih akurat mengenai akan terjadinya sebuah bencana Internet of ThingsSetelah mengetahui dengan rinci mengenai contoh internet of things, berikutnya masuk pada pembahasan mengenai manfaat internet of things. Manfaat disini dapat dibagi menjadi tiga Memudahkan proses konektivitasManfaat IoT yang pertama adalah memudahkan dalam proses konektivitas antar perangkat atau mesin. Semakin koneksi antar jaringan baik, maka sistem perangkat dapat berjalan dengan lebih cepat dan mungkin masih banyak yang menggunakan alat konvensional, namun apabila anda mencoba untuk mengoperasikan sebuah sistem secara terpusat hanya melalui perangkat mobile, maka jawabannya yang pasti adalah dengan menggunakan teknologi cerdas. 2. Ketercapaian efisiensiManfaat internet of things yang kedua adalah tercapainya efisiensi kerja. Semakin banyak konektivitas jaringan yang terbentuk, semakin kecil pula jumlah penurunan waktu untuk melakukan tugas. Sehingga, aktivitas dan kinerja manusia menjadi lebih terbantu dengan adanya Meningkatkan efektivitas monitoring kegiatanDengan menggunakan internet of things, efektivitas untuk mengontrol dan monitoring sebuah pekerjaan menjadi lebih mudah. Selain itu, teknologi cerdas juga mampu untuk memberikan rekomendasi atau alternatif pekerjaan yang lebih mudah bagi seperti itu pembahasan mengenai internet of things. Bagaimana, menarik, bukan? Perangkat-perangkat IoT yang ada saat ini, masih akan terus berkembang lagi untuk kehidupan yang lebih canggih di masa depan. Selain topik IoT ini, tentunya ada banyak sekali informasi menarik yang akan kami bahas. Sampai jumpa di artikel selanjutnya App Development ServiceSekawan Media menyediakan jasa pembuatan aplikasi berbasis web profesional untuk membantu efektivitas bisnis dan keamanan data. - Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Di mana terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil yang dikelilingi oleh lautan. Pulau-pulau besar, seperti Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian. Tiap-tiap pulai terdiri dari beberapa provinsi. Saat ini di Indonesia memiliki 34 provinsi. Tahukah kamu jika dulu dengan wilayah Indonesia yang luas hanya memiliki delapan provinsi?Wilayah Indonesia awal kemerdekaan Wilayah Indonesia mengalami perkembangan seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, kemampuan ekonomi, serta kemampuan dalam bidang pertahanan keamanan. Baca juga Tiga Batas Wilayah Indonesia Dalam buku Geografi Sejarah Indonesia 2018 karya Yulia Siska, setelah Perang Dunia II berakhir dan Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 revisi konfigurasi pemerintah diperlukan dan tidak dapat administratif terus berlangsung meski Belanda tidak mendukung permintaan Indonesia untuk merdeka. Koloni tidak lagi diperintah oleh Gubernur Jenderal dan para menteri negara. Penasehat desentralisasi dihapuskan. Selanjutnya Ordanansi peraturan pemerintah provinsi 1924 diperluas dan ditetapkan delapan provinsi, yakni Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo, Sulawesi, Sunda Kecil, dan Maluku. Badan-badan administrasi pra perang seperti karesidenan, kotamadya, dan kabupaten dipertahankan. Dikutip situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud, jumlah tersebut ditetapkan saat Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI pada 19 Agustus 1945. Baca juga Daftar Provinsi di Indonesia dan Ibu Kotanya

jelaskan dengan bahasamu sendiri perkembangan internet sampai saat ini